Tampilkan postingan dengan label asal-muasal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asal-muasal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Maret 2016

AQUARIUM UNIK DI DUNIA

AQUARIUM UNIK DI DUNIA
Banyak aquarium unik , tapi yang satu ini adalah aquarium yang super menarik dan unik , adalah salah satu yang terunik yang jarang kita temui, bukan hnya di ruang tamu saja tapi juga bisa di ruang tidur bahkan ruang yang tunggu pun bisa karena aquarium yang indah adalah pemandangan yang membuat prasaan  atau menunggu tidak membosan kan.




















IKAN HIAS AIR LAUT YANG CANTIK

IKAN HIAS AIR LAUT YANG CANTIK
ikan hias umumnya menjadi kegemaran atau hobi bagi sebagian orang yang menikmati indahnya ikan. Dengan menyimpannya didalam aquarium dirumah, banyak orang yang menikmati suasana kehidupan dalam air tersebut yang berisikan ikan hias. Setiap dunia memiliki ikan-ikan hias yang cantik masing-masing dengan kecantikan yang memukau.


Blue Star (Chrysiptera parasema)

 YELOW BOX FISH

ROYAL GRAMMA BASSLET

PANTHER GROUPER


Kamis, 03 Maret 2016

Reedfish (Erpetoichthys calabaricus), Ikan Berbadan Ular dari Afrika Barat

Reedfish (Erpetoichthys calabaricus), Ikan Berbadan Ular dari Afrika Barat

 Reedfish (Erpetoichthys calabaricus) dikenal juga dengan nama Ropefish dan Snakefish merupakan ikan air tawar dari keluarga Bichir yang berhabitat asli di Afrika Barat terutama di Nigeria sampai Kongo.
Lingkungan hidup Reedfish adalah sungai berlumpur atau keruh. Reedfish mempunyai penampilan fisik yang menyerupai ular dengan warna kehijuan pada permukaan punggung dan kekuningan pada permukaan perut. Selain itu, Reedfish mempunyai lubang hidung pada tentakel yang menonjol keluar dari kepalanya. Reedfish dapat mencapai panjang tubuh maksimum 90 cm, namun di aquarium hanya sekitar 40 cm.
 Seperti umumnya bichir, ikan ini mempunya beberapa sirip di sepanjang punggungnya. Reedfish hidup pada daerah tropis dengan suhu 22 – 280C dan pH 6 – 8. Reedfish bergerak seperti ular saat berada di dasar perairan, namun dia juga dapat melesat cepat saat di level tengah. Reedfish merupakan omnivora yang cenderung predator yang dapat memakan ikan kecil, udang, cacing tanah dan terkadang memakan organisme mati juga alga. Ikan ini mempunyai cara unik dalam menangkap mangsa, Reedfish dapat merasakan signal listrik dari insang ikan atau crustacea lain dan menggunakan elektroreceptor (terdapat pada lubang hidung) untuk menangkap mereka. Reedfish mempunyai kemampuan bernafas dengan mengambil oksigen langsung dari udara selain bernafas dengan insangnya, hal ini dilakukan dengan cara menelan udara di permukaan air. Karena kemampuan bernafasnya, Reedfish dapat hidup tanpa air sampai delapan jam asal kulitnya dijaga tetap lembab. Breeding di aquarium belum pernah dilaporkan, namun diketahui bahwa Reedfish melakukan pembuahan secara eksternal. Ikan Reedfish jantan mempunyai sirip anal yang lebih panjang dibanding betina. Perawatan di aquarium, ikan ini tidak agresif dengan jenisnya sehingga dapat dirawat dalam kelompok. Selain itu, pemberian tutup pada aquarium sangat diperlukan karena Reedfish bisa melompat keluar aquarium. Reedfish bersifat nocturnal sehingga perlu banyak tempat bersembunyi seperti akar dan batu.

Galaxy Rasbora (Danio Margaritatus), Si Tubuh Bertabur Mutiara dari Myanmar 2016

Galaxy Rasbora (Danio Margaritatus), Si Tubuh Bertabur Mutiara dari Myanmar

Danio mararitatus atau Galaxy Rasbora biasa dikenal dengan Celestrial Pearl Danio merupakan ikan cyprinidae kecil yang berasal Myanmar tepatnya di danau Inle. Ikan ini sangat mini dengan panjang standar 1,5 – 2 cm, serta mempunyai bentuk fisik dan kebiasaan yang sama dengan spesies danio yang lain. Galaxy rasbora mempunyai warna tubuh yang cerah dengan menunjukkan beberapa sexual dimorphism. Pejantan mempunyai warna background tubuh biru cerah (betina cenderung biru – hijau pucat) dengan tubuh yang biasanya berukuran lebih besar dibanding betina. Tubuh ikan ini ditaburi dengan banyak titik – titik mutiara kecil dengan warna sirip yang strip hitam - merah. Ikan betina mempunyai warna perut yang kekuningan dengan sirip berwarna merah atau orange lemah. 

Galaksi rasbora hidup pada daerah berarus tetap dengan banyak tanaman air dengan suhu 20 – 26 0C dan pH 6,5 – 7,5. Di habitat aslinya, ikan ini menempati kolam – kolam kecil yang dangkal dan bersuhu hangat saat musim panas. Galaksi rasbora bersifat omnivora dengan memakan invertebrata kecil, alga dan zooplankton lainnya. Di aquarium juga direkomendasikan untuk selalu memberi pakan hidup seperti Daphnia, Artemia dan beberapa dryfood. Pemberian pakan hidup juga akan mendorong ikan untuk melakukan breeding / reproduksi. Breeding dapat dilakukan di aquarium dengan menyediakan tangki berukuran 30 x 20 x 2o cm dan diisi dengan beberapa tanaman seperti wool mops dan java moss, dan tetap disediakan area yang cukup untuk berenang. Tangki tidak memerlukan adanya pencahayaan dan filtrasi, cukup alat gelembung udara jika ada
Sepasang ikan dewasa ditempatkan ke dalam tiap tangki breeding, hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko jantan agar tidak memakan telur mereka. Setelah proses bertelur selesai, pisahkan ikan dewasa karena mereka akan memakan apapun yang ada dan juga untuk memulihkan kondisi betina. Jika setting breeding dilakukan dengan menempatkan satu jantan dan beberapa betina maka yang dipindahkan adalah telurnya menggunakan pipet. Telur akan menetas setelah 3 – 4 hari dan anakan ikan tersebut dapat memakan paramaecium, artemia naupli dan microworm, atau apapun yang berukuran 5 – 50 micron. 
TAKSONOMI

Japanese Medaka (Oryzias latipes) FISH

Japanese Medaka (Oryzias latipes) merupakan ikan dari keluarga Ricefish yang bereasal dari asia timur. Ikan ini mempunyai banyak nama seperti Japanese Ricefish, Medaka, Japanese Killifish dan Moonlight Medaka. Japanese medaka tersebar mulai dari Jepang, Korea, China dan Vietnam dengan habitat sungai berarus pelan. Laporan yang ada menyebutkan ikan pernah terlihat di sungai Nam Theun, Mekong, Irrawaddy, Salween, Red River and Nanpangjiang. Ikan ini merupakan ikan hias yang populer di abad 17an di Jepang. Pada waktu itu, jumlah ikan ini sangat melimpah di pasaran. Alasan mereka memeliharanya antara lain keindahan warna tubuh dan daya tahan tubuhnya yang luar biasa. Ikan ini bersifat Amphidromous yang berarti bahwa mereka dapat berpindah di antara air tawar dan air asin beberapa kali selama hidupnya. Dengan kata lain, mereka dapat dipelihara di air tawar dan air payau. Hal ini terbukti dari habitat ikan yang dapat ditemukan di laut dan sungai. Ada 22 spesies Oryzias yang telah diketahui dan diantara mereka hanya ikanini yang membutuhkan suhu dingin dalam pemeliharaannya karena habitat yang terletak di iklim subtropis. Ikan yang mempunyai julukan Geisha-girl ini tidak terdaftar dalam IUCN Red List yang menunjukkan bahwa ikan tidak dalam kondisi terancam di habitat aslinya. Ikan ini mempunyai ukuran tubuh yang cukup kecil dengan panjang tubuh sekitar 4 cm. Tubuhnya ramping, memanjang dengan punggung yang sedikit melengkung. Ikan ini mempunyai mata berkilau yang cukup besar. Warna tubuhnya bervariatif mulai coklat dan kuning keemasan di alam liar, sedangkan di aquarium hasil breeding peternak berwarna putih, krem kekuningan dan orange. Demi keperluan penelitian dan pasar, ikan ini telah banyak menjadi bahan percobaan modifikasi genetik untuk memperoleh kualitas yang bagus sebagai ikan hias. Salah satunya, para ilmuwan memasukan protein fluorescent (protein yang dapat menyerap warna dan akan memancarkannya kembali) dari ubur-ubur ke dalam embrio ikan. Hasilnya, beberapa ikan mempunyai kemampuan menampilkan warna yang indah (kehijauan, kemerahan dll) saat gelap atau minim cahaya. Penelitian secara random juga menunjukkan ikan medaka mengalami mutasi. Mutasi disebabkan oleh adanya perubahan genetik pada strukur DNA yang disebabkan faktor eksternal. Pada ikan yang termutasi, terlihat pada tulang pada sirip caudal (pangkal ekor) yang berbentuk Diphycercal, padahal umumnya ikan ini memiliki tulang sirip caudal berbentuk Homocercal. Diphycercal menyebabkan bentuk ekor ikan menyerupai ekor ikan purba dari ordo Sarcopterygii (keluarga Coelacath). Hasil mutasi yang lain ditunjukkan dengan ketiadaan sisik dan sirip yang memanjang.